Artikel Halal, Halal Today

Rekayasa Genetika dan Prodiknya

Menurut Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Nomor 35 tahun 2013

Rekayasa genetika adalah penerapan genetika untuk kepentingan manusia, rekayasa genetika juga meliputi manipulasi gen, cloning gen, dan genetika modern dengan menggunakan berbagai macam prosedur. Yakni penerapan teknik-teknik biologi molekular untuk mengubah susunan genetik dalam kromosom atau mengubah sisitem ekspresi genetik yang diarahkan pada kemanfaatan tertentu, yang obyeknya mencakup hampir semua golongan organisme, mulai dari bakteri, fungi, hewan tingkat rendah, hewan tingkat tinggi, hingga tumbuh-tumbuhan. 

Ketentuan Hukum melakukan rekayasa genetika terhadap hewan, tumbuh-tumbuhan dan mikroba ( jasad renik ) adalah mubah ( boleh ), dengan syarat dilakukan untuk kemaslahatan ( bermanfaat ), tidak menimbulkan mudharat, baik pada manusia maupun lingkungan, dan tidak menggunakan gen atau bagian lain yang berasal dari tubuh manusia. Sedangkan untuk tumbuh-tumbuhan hasil rekayasa genetika adalah halal dan boleh digunakan begitupun dengan hewan hasil rekayasa genetika, produk hasil rekayasa genetika pada produk pangan, obat-obatan, dan kosmetika. Dengan syarat bermanfaat dan tidak membahayakan. Untuk hewan, hewannya harus termasuk dalam kategori ma’kul al-lahm ( jenis hewan yang dagingnya halal dikonsumsi ) dan untuk produk pangan, obat-obatan, dan kosmetika Sumber asal gen pada produk rekayasa genetika bukan berasal dari yang haram.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s